Al Aqsha, Tempat Pahala Shalat Dilipatgandakan

Secara historis, Masjidil Aqsha (Al Aqsha) memiliki peran strategis dalam perkembangan peradaban dan kehidupan religi umat manusia. Sejak dulu masjid ini menjadi pusat tersebarnya syiar-syiar para nabi ‘alaihim ash-shalatu wa salam. Berada di kota Yerusalem, kota yang juga bernama Al Quds ini menjadi saksi dari begitu banyak Nabi Allah yang menyampaikan dakwahnya di tanah suci yang sarat dengan kemuliaan didalamnya.

Al Aqsha, Tempat Pahala Shalat Dilipatgandakan
Secara historis, Masjidil Aqsha (Al Aqsha) memiliki peran strategis dalam perkembangan peradaban dan kehidupan religi umat manusia. Sejak dulu masjid ini menjadi pusat tersebarnya syiar-syiar para nabi ‘alaihim ash-shalatu wa salam. Berada di kota Yerusalem, kota yang juga bernama Al Quds ini menjadi saksi dari begitu banyak Nabi Allah yang menyampaikan dakwahnya di tanah suci yang sarat dengan kemuliaan didalamnya.

Inilah Al Aqsha, yang dalam surat Al Isra, Allah SWT menyebut masjid agung ini dengan nama Masjid Al Aqsha. Allah SWT berfirman:

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Isra: 1)

Nama masjid ini disebutkan juga dalam firman Allah sebagai Al-Ardhu al-Mubarakah (tanah yang penuh keberkahan), Rasulullah dalam sabdanya menyebutkan sebagai Baitul Maqdis (tempat suci).

Al Aqsha dibangun dengan dinding berwarna kuning gading dan kubah berwarna hitam-kelabu. Batu pondasi Al Aqsha diletakkan oleh Allah di Palestina sejak jaman Adam ‘Alaihis Salam. Sungguh sebuah rencana Allah dalam masa yang sangat panjang.


Masjid ini pernah menjadi kiblat pertama shalat bagi umat Islam se dunia. Posisinya sebagai kiblat digantikan Kabah di Masjidil Haram pada bulan ke-17 setelah Rasulullah hijrah dari Mekah ke Madinah.

Tepatnya berada di Yerusalem, Palestina, negeri yang dulu pernah dihuni oleh dua suku bangsa Arab; Finiqiyyun dan Kan’aniyyun. Namun pada suatu masa masuklah orang-orang Yahudi ke Palestina, mereka lari dari kejaran Fir’aun.
Di jaman khilafah Umar bin Al-Khaththab RA, kekuasaan Islam meliputi wilayah Palestina. Hingga pada 1948, Palestina jatuh secara dhalim ke tangan orang-orang Yahudi dari berbagai negeri dengan gerakan zionisme.

Kisah yang paling mentakjubkan dari Al Aqsha adalah saat Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW pada 620 Masehi. Al Aqsa menjadi tempat terakhir perjalanan Isra' Muhammad yang bermula dari Masjidil Haram.

Dari tempat ini pula Rasulullah di-mi'raj oleh Allah SWT, memulai perjalanan menuju Sidrat Al Muntaha (langit lapis ke tujuh). Pada saat malam Isra’ dan Mi’raj itu pula, masjid yang juga disebut sebagai Baitul Maqdis ini diyakini menjadi tempat Rasulullah melakukan ibadah shalat berjamaah sebagai imam, bersama 25 rasul dan lebih dari 160.000 nabi.

Masjid kedua yang dibangun di muka bumi 

Tidak satu bentuk tempat ibadah pun yang ada di muka bumi saat Masjid al-Haram dan Masjid Al Aqsha dibangun. Dua pendapat yang berbeda dari para ulama mengatakan, masjid ini dibangun oleh para malaikat atau oleh Adam ‘Alaihis Salam. Namun pendapat yang paling kuat adalah bahwa Masjid Al-Aqsha dibangun oleh Adam AS.

Mengenai jarak waktu pembangunan Masjid al-Haram dengan Masjid al-Aqsha diriwayatkan sebuah hadits dari Abu Dzar al-Ghifari radhiallahu ‘anhu, ia mengatakan, “Aku berkata, "Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama kali dibangun di bumi?" Beliau bersabda, "Masjidil Haram". Dia (Abu Dzar) berkata, "Aku katakan, “Lalu setelah itu?” Beliau bersabda, “Masjidil Aqsha“. Aku katakan, "Berapa jarak waktu antara (pembangunan) keduanya". Beliau bersabda, “Jarak antara kedua adalah 40 tahun. Kemudian dimanapun kau didapati waktu shalat setelah itu, maka shalatlah (disitu), karena keutamaan ada padanya (yakni, shalat di awal waktu)“. HR. Al-Bukhari (3366 dan 3425), Muslim (520) An-Nasa’i (690), dan Ibnu Majah (753)]


Selanjutnya: Keutamaan Shalat di Al Aqsha